I LIVE IN BY THE DAY

yesterday has gone through, tomorrow has not arrived yet.

FACE IT

so much you can do rather than you frightening.

IMAGINE

imagine what you want to get and not what you fear .

MOVE ON

although slow, but you have to keep moving forward.

HAPPINESS

happiness isn't what can you have. happiness is what can you gave..

Sabtu, 29 Januari 2011

ide - ide online school

seperti jelangkung yang datang tak diundang, pulang tak diantar.. begitu juga dengan ide!! hhaha
jauh-jauh ide sama jelangkung apa sama nya? hahhaha.
ya ga sama sih.. cuma ide itu bisa datang kapan saja, kadang dengan sengaja kita mencari tapi ga ketemu. eh pas ga lagi dicari ada aja dateng haha. beda nya klo ide datang tak diundang, sebaiknya pulang nya diantar. knapa harus diantar?
diantar disini makna nya adalah di realisasikan. bagaimana merealisasikannya? ya lakukanlah!
ini saya akan coba tulis beberapa ide mengenai sekolah online yg kemarin saya post kan..
kalo inget sekolah, apa yang kalian inget?
ada gedung sekolah nya kan pasti, ada guru yang mengajar beberapa mata pelajaran, ada pelajarannya, ada prakteknya, ada kantinnya, ada penjaga sekolahnya dll ya..
nah coba kita refleksikan kalo hal- hal yang ada disekolah tadi kita tampilkan dalam bentuk online?

1. yang paling utama yaitu gedung sekolah.
gedung sekolah ya berarti page web nya itu sendiri. ada apa didalam gedung sekolah? ada kelas pasti ya. ada gerbang masuk, ada lorong menuju kelas, ada pintu masuk kelas, ada kantor dll. nah didalam ruangan kelas itu  apa yang kita lakukan? yang kita lakukan adalah berinteraksi sesuai fungsi ruangan - ruangan itu sendiri. misal didalam kelas kita sedang belajar pelajaran biologi ya berarti kelas itu berfungsi sebagai ruangan belajar biologi. lalu ruang kantor, disana tempat kita membicarakan hal - hal yang bersifat administratif atau ruang dimana para guru sedang duduk beristirahat atau apalah tau sendiri kan ruang kantor kayak gimana. nah hubungannya dengan sekolah onlline, saya ingin membuat ruang - ruang itu dalam versi online. apakah namanya? namyanya adalah Chat Room! ya Chat Room! saya akan membuat chat room sesuai fungsi nya masing - masing seperti ruang - ruang dalam kelas. ahahaha.. yg baca ini pasti udah tau kelanjutannya kalo saya tuliskan lebih lengkap kan ahaa.

2. ada guru.
lanjutan dari tulisan sebelumnya. di setiap kelas pasti ada yang namanya guru. nah begitu juga dalam setiap chat room ada yang namanya guru yang kita sebut Admin. ahhahaha... ada ide yah. admin yang akan memberi pelajaran, yang akan mengawasi setiap kegiatan pembelajaran disana, chat room akan dibuka setiap jam pelajaran dimulai. hhahaha.. saya sambil tertawa sendiri membayangkan ide ini.. apa bayangan anda sebagai pembaca silahkan haha.. owiya hampir lupa, ada kepala sekolahnya juga. yaitu seorang yang bertanggung jawab atas semua keberlangsungan sekolah ini haha.

3. ada kurikulum pembelajaran.
karna ini adalah sekolah tidak resmi, maka kurikulum yang dibuatpun tidak resmi namun mendekati kurikulum pendidikan nasional dan diarahkan sesuai tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. bagaimana cara mencerdaskan kehidupan bangsa via online? nantilah saya fikirkan lagi hehee..

4. ada jam pelajaran.
jam pelajaran ditentukan sekolah menurut jadwal yang telah ditentukan. setiap murid mengikuti jam pelajaran yang sudah ada. pelajaran dimuali ditandai dengan dibukanya chatroom. murid2 sudah boleh masuk dan pelajaran dimulai hahaa...

5. ada murid
ya yang pasti ada murid di dalamnya. murid - murid adalah setiap orang yang sudah memiliku akun di sekolah online ini. murid dibagi atas beberapa tingkatan. ya seperti di sekolah konvensional ada SD, SMP, SMA. tingkatan dibedakan atas umur atau kemampuan siswa. hhahaa..

6. ada kantin
kantin disini juga ya kantin online, kantin adalah tempat dimana murid-murid bisa jajan. jajan online? ya jajan online bisa apa saja. bisa baju, bisa handphone, bisa mobil, bisa apa saja hahaa..

ya segitu dulu deh share ide nya nanti dilanjut lagi klo ada ide haha..

sekilas konsep sekolah online

sekolah online?? hahahah mungkin sejenak kita fikir itu adalah hal yang tidak mungkin haha.
tapi kenapa tidak yah? hahah.
sekolah adalah dimana tempat setiap orang menimba ilmu. dimana sebuah proses pembelajaran terjadi. pembelajaran akan terjadi jika:
1. ada yang diajarkan
2. ada yang belajar
3. ada yang memberi pelajaran
belajar adalah sebuah proses dimana orang yang tidak tau menjadi tau. setiap kita menjadi tau, itu adalah belajar. kapanpun dimanapun kita harus belajar.
internet memberikan kemudahan setiap orang untuk belajar. karena memiliki akses yang luas, waktu dan tempat yang tidak terbatas. dan segala macam pelajaran ada di dalamnya. itulah kelebihan internet. yang jika kita jeli maka kita akan bisa memanfaatkannya.
lalu apa itu sekolah? sekolah adalah sebuah pengorganisasian kegiatan belajar mengajar. kenapa saya sebut pengorganisasian?
ya karena didalamnya ada kegiatan-kegiatan yang terorganisir untuk menciptakan keadaan berkegiatan belajar mengajar dengan baik dan benar.
namun melihat esensi belajar itu sendiri, adalah sebuah sikap kesadaran seseorang yang ingin menjadi tau.
pada akhirnya, kepintaran, kecerdasan seseorang bukanlah dilihat dari dimana dia bersekolah. kepintaran setiap orang ditentukan oleh dirinya sendiri. ya oleh diri sendiri !
percuma setiap kita berangkat ke sekolah hanya untuk bertemu guru dan mendengarkan ceramah-ceramah guru namun tidak ada yang kita serap atau peraktikan.
oleh karena itu harus ada sebuah revolusi pendidikan. dimana siswa lebih berperan aktif bukan karena tekanan atau paksaan lingkungan namun adalah sebuah kesadaran.
internet yang sangat luas jangkaunnya dan sangat banyak tidak bisa terhingga dihitung manfaatnya harus kita bisa manfaatkan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
mungkinkah pengorganisasian di sekolah bisa kita pindahkan ke dalam internet ini?
memang, dalam kegiatan belajar mengajar harus ada yang namanya pembimbing. jika disekolah guru adalah sebagai pembimbing. bagaimana jika belajar di internet, siapakah pembimbingnya??
yang menjadi pembimbing belajar di internet adalah diri sendiri. bagaimana bisa diri sendiri menjadi pembimbing? sikap kesadaran ingin belajar akan menumbuhkan itu. mungkin saya harus mendalami lebih bnyak tentang itu, namun sedikit konsep dari saya akan saya terus kembangkan semoga berhasil. bismillah..

revolusi internet

apakah anda kemarin ber-internet? apakah hari ini anda ber-internet? apakah besok juga (jika ada umur) anda akan kembali ber-internet?? terserah jawaban anda masing-masing.
sadar atau tidak sadar, kita sekarang sedang menjalani sebuah masa dimana peralihan atau transisi orientasi kehidupan nyata dan internet. transisi, yaitu masa dimana ada sebuah proses peralihan didalamnya. seperti transisi ketika siang telah usai dan menuju malam hari. begitu juga dalam kehidupan nyata.
transisi orientasi kehidupan nyata dengan internet yaitu beralihnya anggapan orang-orang dalam menjalani kehidupan ini. bisa dilihat dari kebiasaan orang-orang yang tidak bisa lepas dari internet. ketika bangun tidur, (selain melakukan hal-hal yang biasa kita lakukan setelah bangun tidur) ada sebuah kebiasaan yang sadar atau tidak sadar dilakukan. yaitu ber internet.. ya ber internet! walau hanya sekedar mengecheck status facebook atau melihat timeline twitter dan sekedar menyapa dengan ucapan selamat pagi. tapi itu kita lakukan setiap hari kan? ya walaupun masih ada orang yang bisa bilang tidak, saya fikir itu hanya masalah tidak ada pulsa atau sedang buru-buru pergi berkegiatan.
bukan hanya itu, lihatlah facebook situs pertemanan yang akhir-akhir ini berubah menjadi seperti pasar karena banyak orang menawarkan barang dagangannya. ya Onlinestore atau Online shop kini sudah menjadi semacam trend diantara kita. hanya dengan membuka internet dari layar handphone, kita bisa mendatangkan aa yang kita mau. beli baju tidak perlu lagi ke butik, bahkan pesan mobil tidak perlu lagi datang ke dealer. tinggal saling percaya dan menjaga komunikasi, semua bisa berjalan dengan lancar.
ya begitulah orientasi kehidupan nyata dengan internet yang saya maksud.
internet yang dulu disebut "dunia maya" kini tidak bisa dipandang seperti itu lagi. internet adalah dunia nyata!!
banyak orang meraup uang hingga jutaan bahkan miliyaran rupiah dari dunia internet. siapa pencipta pesbuk youtube atau blog ini ada di google? mereka penciptanya adalah para pengusaha-pengusaha muda di dunia .com
saya fikir beberapa tahun ke depan, internet akan semakin menggila. betapa tidak, jika kita terus mengikuti dengan seksama. kemajuan teknologi itu tidak dapat terelakan. jika kita terbawa arus tanpa bisa mengendalikan diri bisa bahaya. namun jika kita cerdas memanfaatkannya mungkin akan menjadi sesuatu yang berharga.
itulah yang membuat saya terinspirasi untuk sekedar mendalami dunia internet. bahkan saya ber angan-angan untuk memiliki sekolah musik online hahah. sekarang belum punya, mungkin besok lusa saya tidak tau, semoga tulisan ini dapat menjadi pengigat saya pribadi bahwa saya pernah mengatakan itu haha.

Senin, 15 Februari 2010

review Gending Of The Groove 23 January 2010

Gending Of The Groove adalah sebuah acara konser musik. Yang menampilkan kolaborasi estetika musik tradisi timur (Indonesia) dan estetika musik tradisi barat. Bukan hanya dari alat musik yang digunakan, tapi juga dari nada dan harmonisasi nya. Karya - karya yang dibawakan ialah karya - karya para komposer yang berkompeten di bidang ini. Sebut saja Alm. Harry Roesli dengan RMHR nya, Iwan Gunawan dengan Ansambel Gamelan Kyai Fatahillah nya.
Selain membawakan karya – karya original para komposer, pada acara ini juga banyak meng-aransmen lagu – lagu popular yang diramu dengan gamelan Pelog salendro, gamealan Degung atau gamelan Bali. Sebut saja lagu Bendera karya Eross Chandra yang di aransemen kolaborasi dengan Gamelan Bali. Lalu bebrapa lagu milik Band ESQI:EF yang ber-genre Jazzy dimasuki laras Pelog Salendro.
Acara dimulai pukul 13.00 wib. Dibuka dengan penampilan band – band mahasiswa Seni Musik UPI. Sampai pukul 16.00 wib. Dilanjutkan dengan workshop musik yang materi nya diberikan oleh trio grup ethnic jazz ESQI:EF (Syaharani, Doni Suhendra, Didit Saad). Materi yang dibahas saat itu bertemakan Cross Over Musik. Yaitu musik persilangan dari berbagai estetika musik terutama ethnic musik. Moderator acara workshop itu sendiri adalah M. Doddy Kholid. Yaitu seorang dosen di Jurusan Pendidikan Seni Musik UPI yang cukup berpengalaman dan berkompeten dalam topic pembicaraan yang dibicarakan pada workshop itu. Selesai hingga pukul 17.30 wib acara season pertama berakhir. Dilanjutkan pukul 19.30 wib dengan konser utama Gending Of The Groove. Yang pembahasannya akan dilanjutkan pada halaman selanjutnya.

Konser utama dimuali pukul 19.30 dibuka oleh penampilan grup Disco Ethnic Percussion. Yaitu sebuah grup perkusi yang mengusung aliran disco beat yang dikolaborasikan dengan berbagai alat musik melodic lain seperti gitar, keyboard, viola dan saron gamelan degung. Selain itu, grup ini juga menggunakan turnrable dj sebagai pengisi melodinya. Dua lagu yang dibawakan berjudul ‘Sambada’ dan ‘Evolution’. Tabuhan perkusi beat disco di isi melodi – melodi dari berbagai instrument alat musik lainnya, cukup menggebrak suasana acara yang masi h sepi saat itu. Diselingi beberapa sambutan dari “orang – orang penting” lagu Evolution digunakan sebagai backsound sampai selesai sambutan pembukaan acara, lagu dilanjutkan hingga bagian terakhir lagu.
Setelah opening selesai, acara utama dimuali dengan penampilan kolaborasi antara artis Ridho SLANK dengan tim gamelan Gubed Group membawkan lagu Sekar Jepun. Ialah lagu karya Alm Harry Roesli. Karya yang menceritakan pohon Jepun itu mengkolaborasikan antara musik tradisi barat dengan gamelan degung dari sunda. Menghasilkan sebuah komposisi yang unik karna sound yang terdengar begitu apik dimainkan oleh para player.
Ensamble Gamelan Kyai Fatahillah menjadi penampil berikutnya membawakan karya berjudul ‘Swing Euy’. Yaitu karya dengan beat swing yang menggunakan laras salendro sebagai musiknya. Dilanjut karya berjudul One Day milik Bjork. Komposer asal Islandia ini membuat sebuah lagu ber-temakan musik etnik eropa dengan instrument Gamelan Pelog Salendro. Pada acara ini dibawakan oleh tim Ensamble Gamelan Kyai Fatahillah bersama Ajenk dengan sedikit gubahan  aransemen lagunya.
DJ DEWO selanjutnya ikut bergabung dengan kyai Fatahillah membawakan karya kolaborasi cukup kontras antara beat DJ dengan Gamelan Bali sebagai melodi utama. Terakhir karya Susuguhan menjadi penutup penampilan kolaborasi Ensamble Gamelan Kyai Fathillah dengan DJ DEWO.
Pada season selanjutya ESQI:EF tampil membawakan beberapa karya milik grup trio nya. Dengan sedikit aransemen dari tim gamelan Gubed Grup sebagai pengiring. Antara lain lagu berjudul ‘Sunyaruri’ dan ‘Kiranya’, lagu ber genre Pop Jazzy ini dibuat ‘sundanis’ dengan tambahan instrument Suling dan kendang. Aransemen tidak banyak merubah pola lagu asli, hanya tambahan instrument secara estetika musik sunda.
Ervin Cokelat membuka season selanjutnya dengan penampilan kolaborasi perkusi bersama beberapa pemain perkusi dari kampus UPI dan Trisno pemain Bass Pas Band. Kolaborasi Drum, Perkusi latin, dan Kendang Sunda cukup membawa suasana meriah karna beat yang ditampilkan begitu apik. Dilanjut karya Ranggawulung dan Ojo Maning Keke. Kolaborasi antara musik tradisi barat dan tradisi timur kembali terasa kental disini. Band bergabung dengan gamelan degung dan selanjutnya gamelan bali. Kembali masuknya Ridho Hafiedz pada karya Ranggawulung membuat suasana Blues terasa pada karya ini karena lick – lick gitar yang ditampilkan Ridho ber pola Blues minor. Begitu pula pada karya Ojo Maning Keke.
Lagu terakhir yang dibawakan oleh All artis ialah lagu BENDERA karya Eross Chandra dan dipopulerkan oleh grup Band Cokelat. Lagu Pop ini diaransemen ulang dengan digunakannya Gamelan Bali sebagai tambahan pengiring. Lagu yang dibawakan terasa sangat “Indonesia” karena selain lirik nya yang berisi tentang kecintaan terhadap tanah air kita Indonesia. Juga dengan digunakannya gamelan bali sangat terasa suasana Indonesia.

Kamis, 14 Januari 2010

Profil Pengisi Acara GENDING OF THE GROOVE

  • ENSAMBLE KYAI FATAHILLAH.
Ensemble Kyai Fatahillah adalah kelompok musik yang konsisten dalam upaya mengembangkan konsep musik-musik baru yang berakar dari musik tradisi sunda.

Nama kelompok musik ini dikukuhkan sejak adanya undangan dari Haus Kulturen Der Welt dalam acara Festival Seni Asia Pasifik “Space and Shadow” di Berlin Jerman.

Kelompok musik ini telah berhasil memainkan berbagai karya dari beberapa komponis, mulai dari karya tradisi sunda sampai kontemporer.

Para pemain yang terjaring pada kelompok ini adalah para musisi muda yang berbakat dan memiliki visi ke depan dalam upaya memperluas wacana musik di Indonesia.

Berbagai jenis musik yang sering dimainkan oleh kelompok ini adalah, musik gamelan tradisi sunda, gamelan kontemporer, musik perkusi dan musik electro acoustic.

Berbagai event yang telah diikuti oleh kelompok ini, antara lain :

1. “Space and Shadow” Berlin Jerman HKW 2005

2. “Tribute to Ton De Leeuw”. Jakarta, Jogja, Solo. Cantus Music Centre 2006

3. “Hariring Persib”, Arr. Lagu Cipt. Kang Ibing. Album Kompilasi. Bandung 2005

4. “Garasi”. Kolaborasi Soundtrack Film. Miles Production 2005.

5. “Sound of Earth”. Konser Musik Jazz. Sabuga Bandung 2007

6. “Solo International Ethnic Music”. Surakarta 2008

7. “World Bamboo Music Festival”. Sabuga Bandung 2008

8. “Jogjakarta Gamelan Festival”. 1997, 1999, 2000, 2001, 2004, 2005, 2006.

9. SIEM 2008

10. Surroundings 2

Dan Lain-lain.




PARA PEMAIN

Iwan GunawanDirigen/komponisTonton SembawaKendang,Harry ArrommeGong Suwuk&alat elektronik,Gungun GunarsahGambang,UusKusnadi Gender Panerus,Rebab,Violin,Yadi MulyadiSelentem,Elang RahayuSaron I,SulingIntan Kartika WijiVokalBayu GinanjarGong Suwuk, Keyboard ControllerTendiSaron II,M MiftahPeking,DaniCingheuKenong,AnggaAwonxalitSaron, JenglongArif ShiroDemung II, Penclon JenglongDediUbedRincik, Kenong,Adi KurniawanBonang, Gender Pelog,HikmatCuleRincik,Wawan Awonx&AgusDemung,PerkusiTonskuySembakoKendang,PerkusiYayazKasepskyDrum,Percussions.


  • RIDHO HAFIEDZ (SLANK)
Mohammad Ridwan Hafiedz atau Ridho (lahir 3 September, 1973, Ambon, Indonesia) adalah gitaris, vokal pendukung, dan penulis lagu Indonesia. Ia adalah gitaris Slank dan vokal pendukung dengan gitaris lainnya, Abdee Negara. Dengan Slank, Ridho telah membuat 9 album studio dan 3 album live, dan satu album kompilasi yang dirilis Mei 2006.
Ridho lahir dan besar dalam keluarga Islam di Ambon. Dia bermain gitar sejak berusia 7 tahun. Karier profesionalnya mulai saat membentuk grup musik LFM di tahun 1991. Setelah menyelesaikan pendidikan formalnya, Ridho pergi ke Hollywood, Amerika Serikat untuk belajar musik di Musician Institute untuk mengasah bakatnya.
Pada tahun 1996, tiga dari lima anggota Slank mengundurkan diri. Alasan pengunduran diri mereka terkait masalah kecanduan narkoba yang dialami oleh sang drumer, Bim-Bim dan vokalis, Kaka. Meski demikian, Slank kemudian menambah 3 anggota baru (Abdee, Iva, dan Ridho), untuk 'menghidupkan' kembali Slank. Sejak bergabung dengan Slank, Ridho telah membuat 9 album studio dan 3 album live, dan satu album kompilasi yang dirilis Mei 2006.




Tak hanya sibuk di Slank, Ridho juga memimpin klinik gitar dan mengajar. Pada tahun 2007, tanpa membawa nama Slank, Ridho dan Ipang dari BIP mengerjakan scoring dan soundtrack film Tentang Cinta (2007).[1]
Ridho menikah dengan Ony Serojawati pada tanggal 25 Agustus 2001.[2] Dari pernikahan ini, mereka telah dikaruniai tiga orang anak, Marco Maliq Hafiedz, Omar Hakeem Hafiedz, dan Stella Aisha Hafiedz (lahir 15 Juni 2006) 


  • ERVIN (COKELAT)  
Nama Lengkap : Ervin Syam Ilyas
Nama Panggilan : Ervin
Posisi : Drummer
Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 27 November 1973
Pendidikan : STISI Desain Interior
Tinggi/Berat : 178 cm / 65 kg
Hobby : Olahraga
Idola : Iwan Fals
Makanan Favorit : Tongseng
Musisi Favorit : Dave Grohl, Sting
Main musik sejak : Kelas 2 SMP
Lagu Favorit : Love is Stronger Than Justice




Ervin putra kedua dari empat bersaudara dari Bapak HM Ilyas dan Ibu Hj Endang Dwi Suharti. Tokoh yang dikagumi Iwan Fals dan yang paling disebelin siapa saja yang ngalahin Liverpool. Ervin merupakan penggemar warna hitam.


  • SYAHRINI
Sejak kecil Rani telah akrab dengan jazz. Meski demikian, putri dari pasangan Hasan Ali Ibrahim dan Elly Zapantis ini baru menyanyikannya di kampus atau pub di tahun 1990. Di pub pula Rani bertemu Bubi Chen, seorang musisi jazz. Di penghujung tahum 1998, Rani bergabung bersama Bubi Chen, Benny Likumahua, Sutrisno, Cendy Luntungan, dan Oele Pattiselano mengeluarkan album jazz What a Wonderful World.




Album solo jazz pertama Rani bertajuk Love (1999). Rani kemudian merambah ladang musik psikedelik lewat album Magma (2002) untuk memaksimalkan kualitas vokalnya. Album ini berisi 11 lagu yang bernuansa Jazz, fusion, ethnic, dan trip hop yang nge-blend jadi satu sehingga menghasilkan apa yang Rani sebut sebagai psychedelic. Berbeda sekali dengan album yang dirilis sebelumnya, Magma menurut Rani lebih nge-pop dan semua materi lagunya enjoyable to listen to. Album solo ketiganya adalah Syaharani (2004). Dalam album ini dia memaksimalisasi eksplorasi natural Jazz talent-nya. Ada sepuluh tembang lawas di album ini yang diaransemen ulang. Sembilan lagu berbahasa Inggris seperti milik band rock Procol Harum, "A White Shade of Pale", lalu ada "Careless Whisper" (Wham), "Fragile" (Sting), "I Can See Clearly Now" (Jimmy Cliff), dan "Lately" (Stevie Wonder), serta satu lagu berbahasa Indonesia, "Kesan", karya Andy Mapajalous, yang pernah populer lewat alunan vokal Ermy Kullit.[1]




Di tahun yang sama, Rani membuat gebrakan dengan menggelar konser tunggal di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM) tanggal 30 Juni 2004. Konser bertajuk Cross Genre Music ini adalah gabungan beberapa genre musik seperti jazz mainstream, pop, dan progresif. Dalam konser ini Rani mengajak Kevin Wahl (terompet dan saxophone), Oele Pattisilano (gitar), Agam Hamzah (gitar), Adi Dharmawan (bas), Eddy Syahronny (drum), Elanda Yunita (piano dan keyboard), Iwan Wiradz (perkusi), dan Didit Outer (program dan gitar efek). Yang lebih menarik, konser ini tidak dipungut bayaran alias gratis.

Selain menyanyi, Rani juga menjajal kemampuan seni peran. Setelah beberapa kali berpartisipasi dalam pementasan teater seperti Madame Dasimadan Galery of Kisses, Rani melakoni debut layar lebarnya dalam film Garasi (2006). Dalam film ini, Rani berperan sebagai Kinar, tokoh wanita yang serius dalam mempertahankan haknya.[3]




Pada tahun yang sama, Ranni kembali ke dapur rekaman. Kali ini Rani mengandeng dua teman lamanya, Achmad "Didit" Fareed dan Donni Suhendra, mantan gitaris Krakatau untuk menciptakan sebuah kolaborasi yang dinamakan Syaharani dan Queenfireworks yang merilis album bertajuk Buat Kamu.[4] Album ini menampilkan komposisi yang light dan cheerful, eksotis, tanpa beban dan tidak njelimet. Pengaruh dari beberapa jenis musik pun terdengar dalam album ini. Ada musik pop, jazz, rock n roll, blues, soul dan bahkan disko, tekno atau pun elektronis. Semuanya dikemas dalam nuansa yang simpel, segar, kreatif, ringan, komunikatif dan lugas. (wikipedia)

GENDING OF THE GROOVE

Persaingan musik di Indonesia tak bisa terelakan.

baik musik tradisi indonesia maupun musik budaya barat,
masing2 berusaha merebut tempat di hati para pecinta musik.
musik tradisi indonesia yg sangat beragam
adalah khazanah bangsa kita untuk dijaga kelestariannya.
namun di satu sisi kita pun bersentuhan dengan musik yang berasal dari budaya barat.

sementara pencitraan masyarakat umum tentang musik tradisional kita adalah
hanya berkisar pada kepantingan ritus saja. sedangkan musik dari barat,
sebagian masyarakat mencitrakan sebagai musik untuk kepentingan pertunjukan atau hiburan.

maka dari itu, kami sebagai akademisi musik.
harus bisa menyeimbangkan pencitraan antar musik tradisional maupun musik barat.
dengan kami mencoba untuk menunjukan salah satu bentuk kratifitas
dari musik tradisional dengan mengkolaborasikan
musik tradisional indonesia dengan musik barat.

disamping itu citra kepemilikan musik tradisi kita
harus serta merta seiring dengan kreativitas sebagai jawaban
terhadap tantangan global.
maka munculah GENDING OF THE GROOVE.

GENDING OF THE GROOVE ialah sebuah event pertunjukan musik
yang digelar oleh mahasiswa Seni Musik UPI angkatan 2006.
dalam bentuk workshop dan konser.
Kami mengangkat tema "Cross Culture", atau persilangan budaya.
kami mencoba menyesuaikan event dengan kondisi permusikan nasional saat ini.
dimana musik - musik budaya barat sudah mendominasi dunia permusikan di indonesia.
sedangkan musik timur (dalam hal ini musik tradisional) mulai terlupakan.
jika dibiarkan kita akan benar2  kehilangan budaya tradisi keruhan kita sendiri.
ini merupakan fenomena yang sangat menarik,
dimana penggunaan instrument combo (band) dan instrumen gamelan bergabung
tanpa menghilangkan ke khasan masing - masing instrument.
Pada acara GENDING OF THE GROOVE ini,
masing - masing instrument akan dimainkan oleh para profesional di bidangnya masin - masing.
Sekilas profil pengisi acara http://randipujalaksana.blogspot.com/2010/01/profil-pengisi-acara-gending-of-groove.html




Waktu.
23 JANUARI 2010
  • 13.00 Bazar
  • 15.30 Workshop
  • 19.00 Konser.

Tempat
Gymnasium UPI.
Jl. Dr. Setiabudi 229 Bandung.







Pengisi acara.

  • ENSAMBLE GAMELAN KYAI FATAHILLAH
    • Ridho (SLANK)
    • Trisno (PAS Band)
    • Ervin (Cokelat)
    • Syaharani (ESQIEF)
    • DJ DEWO
    • Disco Ethnic Percussions


    Presale 1st Rp. 10.000
    Presale 2nd Rp. 15.000
    TiketBox Rp. 20.000

    TIKET TERBATAS.
    CP :
    TIKET. 085717517559
    INFO. 08561449719
    Email. randirundi@hotmail.com
    FB. rundie_to_heaven@yahoo.com (messages)
    Twitter. randirundi

    Sabtu, 05 Desember 2009

    untuk seluruh manusia di dunia...

    PIDATO ANAK 12 TH YANG MEMBUNGKAM PARA PEMIMPIN DUNIA DI PBB

    Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,
    seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
    Children's Organization ( ECO ).

    ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri
    untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah
    lingkungan.

    Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,
    dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah
    pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa
    pemimpin dunia terkemuka.

    Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga
    bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai
    ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan
    tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

    Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)

    Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
    Children Organization
    Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
    dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
    Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
    bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
    sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
    sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
    masa depan bagi diri saya saja.

    Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
    atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
    semua generasi yg akan datang.

    Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
    yang tangisannya tidak lagi terdengar.

    Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
    yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
    habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.

    Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
    berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
    saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

    Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
    tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
    Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
    persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.

    Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
    binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
    burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
    tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

    Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini
    ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

    Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
    bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
    pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
    semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
    anda sekalian juga sama seperti saya!

    Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
    Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
    asalnya.
    Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
    telah punah.

    Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
    tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
    tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

    Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota
    perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah
    ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
    - dan anda semua adalah anak dari seseorang.

    Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
    adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
    dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
    udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
    tidak akan mengubah hal tersebut.

    Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
    semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
    untuk tujuan yang sama.

    Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
    ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

    Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
    membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
    Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
    dengan mereka yang memerlukan.
    Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
    kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

    Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
    dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
    komputer dan perlengkapan televisi.

    Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
    menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
    satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku
    kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
    makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
    sayang " .

    Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
    bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
    begitu serakah?

    Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
    sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
    yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
    anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
    yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
    pengemis di India .

    Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
    uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
    kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
    indah jadinya dunia ini.

    Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
    berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
    orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
    kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
    berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
    anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

    Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
    melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
    yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
    seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
    mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang
    terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
    segalanya."

    Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
    kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
    semua? Ayah saya selalu berkata, "Kamu akan selalu dikenang karena
    perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu" .

    Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
    Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
    menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.

    Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
    ***********

    Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi
    PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya
    dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang
    yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan
    yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu

    Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:

    " Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri
    karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan
    isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju
    berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.
    Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh
    asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak
    yang berusia 12 tahun "

    Share

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More